Penulis
Nur Aisah Latuconsina, S.KM., M.Kes.
Tahun : 2026
ISBN : dalam proses pengajuan
Jumlah Halaman : 262 halaman
Ukuran Buku : 15,5 x 23 cm
Sinopsis
K3 rumah sakit kerap dipahami sebagai kumpulan prosedur dan kewajiban kepatuhan, padahal risiko kerja terbentuk melalui interaksi antara desain sistem, kondisi pelayanan, keputusan manajerial, dan perilaku sehari-hari. Kesenjangan antara keberadaan kebijakan dan praktik keselamatan menjadi persoalan mendasar: prosedur tertulis tidak dengan sendirinya menghasilkan lingkungan kerja yang aman atau pelayanan yang andal. Buku ini mengisi ruang tersebut dengan menelaah manajemen K3 sebagai bagian dari tata kelola rumah sakit dan fondasi budaya keselamatan.
Pembahasannya mengintegrasikan pengendalian bahaya dan risiko dengan kepemimpinan, komunikasi, partisipasi pekerja, pelaporan insiden, pembelajaran organisasi, serta perlindungan kesehatan tenaga kerja. Kerangka ini menempatkan keselamatan sebagai hasil kerja sistem, bukan semata-mata kepatuhan atau kewaspadaan individu. Buku ini juga mengurai hubungan budaya keselamatan dengan produktivitas melalui perhatian pada kondisi kerja, keterlibatan karyawan, keandalan proses, dan keberlanjutan pelayanan. Perhatian pada bukti empiris dan konteks organisasi membantu pembaca menilai program K3 secara lebih kritis, mengenali faktor yang mendukung maupun menghambat penerapannya, serta merumuskan perbaikan yang sesuai dengan karakteristik rumah sakit. Ditujukan kepada peneliti, dosen, mahasiswa pascasarjana, pengelola rumah sakit, dan praktisi senior K3, buku ini menawarkan landasan analitis bagi pengembangan kebijakan dan praktik keselamatan yang terintegrasi.









