Penulis
Dr. Syech Zainal, S.Pd., M.Pd., Julia Marfuah, S.Pd., M.Pd., Raya Agni, S.Pd., M.Pd., dan Rahmita, S.Pd., M.Pd.
Tahun : 2026
ISBN : 978-634-97513-6-0
Jumlah Halaman : 356 halaman
Ukuran Buku : 15,5 x 23 cm (UNESCO)
Sinopsis
Di tengah krisis ekologis yang kian mendesak, paradigma sains modern kerap menunjukkan keterbatasannya. Buku ini berargumen bahwa etnosains—pengetahuan ekologis lokal yang teruji zaman—bukanlah sekadar artefak budaya, melainkan korpus pengetahuan valid yang krusial untuk merevitalisasi pendidikan sains. Kajian ini secara sistematis membongkar bagaimana sistem pengetahuan masyarakat adat, yang seringkali terpinggirkan, sesungguhnya menyimpan logika, metode, dan prinsip-prinsip saintifik yang dapat memperkaya dan memberi konteks pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.
Melampaui sekadar kompilasi kearifan lokal, buku referensi ini mengajukan sebuah kerangka teoretis baru, "Etnosains Ekologis-Kritis", sebagai jembatan analitis antara pengetahuan vernakular dan sains formal. Melalui telaah mendalam terhadap studi kasus dari berbagai lanskap budaya-ekologis Indonesia—mulai dari sistem navigasi maritim Suku Bajo, kosmologi agraris masyarakat Sunda dengan pranata mangsa-nya, hingga farmakope herbal di pedalaman Kalimantan—buku ini mendemonstrasikan bagaimana etnosains dapat menjadi basis untuk rekonstruksi konsep-konsep inti dalam biologi, kimia, dan fisika, sekaligus menumbuhkan literasi ekologis yang otentik dan berakar pada budaya.
Ditulis dengan kedalaman analitis untuk para peneliti, dosen, mahasiswa pascasarjana, serta praktisi senior di bidang pendidikan IPA dan studi lingkungan, buku ini menyajikan fondasi konseptual dan metodologis yang kokoh. Ia menjadi sumber rujukan esensial bagi siapa pun yang berkepentingan dengan dekolonisasi kurikulum sains, inovasi pedagogis, dan pencarian paradigma baru dalam pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Halaman ilmiah (abstrak & cara mengutip)
https://markaz.or.id/simpen/buku/mkz-2026-0057





