POLITIK KEWARGANEGARAAN INDONESIA : DEMOKRASI, PARTISIPASI, DAN TANTANGAN DI ERA DIGITAL

Di tengah derasnya arus informasi digital, masihkah demokrasi Indonesia berjalan di rel yang benar? Atau justru partisipasi warga kini rentan dibajak oleh algoritma dan polarisasi politik? Pertanyaan-

SKU: MKZ-2026-0008 Kategori:

Penulis
Andy Syam Panaungi, S.H., CHRBP, CSL, CSEP, M.S.M

Tahun : 2026

ISBN : dalam proses pengajuan

Jumlah Halaman : 201 halaman

Ukuran Buku : 15,5 x 23 cm (UNESCO)

Sinopsis
Di tengah derasnya arus informasi digital, masihkah demokrasi Indonesia berjalan di rel yang benar? Atau justru partisipasi warga kini rentan dibajak oleh algoritma dan polarisasi politik? Pertanyaan-pertanyaan krusial ini menjadi titik berangkat buku Politik Kewarganegaraan Indonesia, yang secara tajam membedah transformasi hak dan kewajiban warga negara dalam pusaran teknologi digital. Buku ini menolak pandangan simplistis—baik utopia teknologi sebagai penyelamat demokrasi maupun distopia sebagai penghancurnya—dan mengajak pembaca untuk melihat realitas yang lebih kompleks dan berlapis.
Melalui pendekatan "Konsep → Contoh → Implikasi", setiap pembahasan teoretis dihidupkan dengan studi kasus yang relevan dengan denyut nadi politik Indonesia. Anda akan diajak menganalisis bagaimana gerakan sosial seperti #GejayanMemanggil lahir dari koordinasi media sosial, sekaligus memahami bagaimana operasi buzzer dan penyebaran hoaks saat pemilu mengancam integritas ruang publik digital. Pembahasan juga mencakup evaluasi kritis terhadap inisiatif e-government, tantangan perlindungan data pribadi warga negara, serta bagaimana partisipasi politik kini tidak lagi terbatas pada bilik suara, melainkan meluas ke dalam tagar, petisi daring, dan ruang-ruang diskusi virtual.
Ditulis dengan gaya akademik yang lugas dan diperkaya dengan analisis mendalam, buku ini merupakan referensi wajib bagi mahasiswa ilmu politik, pemerintahan, sosiologi, dan komunikasi. Lebih dari itu, buku ini adalah panduan esensial bagi para aktivis, penyelenggara negara, dan setiap warga negara yang peduli dan ingin memahami secara kritis bagaimana nasib demokrasi Indonesia dipertaruhkan di era digital.

Penulis

Andy Syam Panaungi, S.H., CHRBP, CSL, CSEP, M.S.M

Ukuran

15,5 x 23 cm (UNESCO)

Halaman

201

ISBN

dalam proses

Scroll to Top