Penulis
Meilan Sugiarto, Keny Rahmawati, Nurul Retno Hapsari, Nikolaus Loy, dan Meyzi Heriyanto
Tahun : 2026
ISBN : 978-634-05-5989-7
Jumlah Halaman : 267 halaman
Ukuran Buku : 15,5 x 23 cm (UNESCO)
Sinopsis
Fenomena quiet quitting bukan sekadar tren media sosial, melainkan sinyal seismik pergeseran ekspektasi kerja yang fundamental, terutama dari Generasi Z. Buku ini menolak narasi simplistis yang melabeli fenomena ini sebagai kemalasan, dan sebaliknya, menyajikannya sebagai respons kompleks terhadap erosi batas-batas personal di era digital. Melalui analisis tajam berlandaskan teori perilaku organisasi dan manajemen sumber daya manusia, buku ini membedah akar penyebab quiet quitting: mulai dari pelanggaran kontrak psikologis dalam lingkungan kerja yang serba terhubung, tuntutan digital presenteeism yang menguras energi, hingga pencarian makna kerja yang melampaui sekadar kompensasi finansial. Dengan mensintesiskan berbagai temuan riset empiris internasional dan nasional, buku ini membangun sebuah kerangka kerja yang utuh untuk memahami dinamika baru antara karyawan dan organisasi.
Kajian dalam buku ini tidak berhenti pada diagnosis masalah, tetapi juga menelusuri implikasi strategisnya bagi masa depan pengelolaan talenta. Buku ini mengupas bagaimana organisasi perlu merekalibrasi pendekatan mereka terhadap keterikatan karyawan (employee engagement), desain pekerjaan, kepemimpinan, dan budaya kerja agar tetap relevan dan mampu menarik serta mempertahankan talenta terbaik Generasi Z. Ditujukan bagi para peneliti, akademisi, mahasiswa pascasarjana, dan praktisi SDM strategis, "Batas Tegas di Era Layar" adalah sebuah referensi ilmiah esensial yang menawarkan argumentasi berbasis bukti untuk menavigasi salah satu tantangan paling signifikan dalam lanskap kerja kontemporer.





